Dumai — Upaya menyiapkan generasi yang peduli terhadap ekosistem pesisir kini mendapat dukungan nyata dari Kilang Pertamina Dumai. Perusahaan meluncurkan modul pembelajaran “Sahabat Pesisir” untuk siswa sekolah dasar, yang secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kota Dumai sebagai langkah strategis memperkuat pendidikan lingkungan sejak dini.
Modul ini menjadi tonggak penting dalam menyiapkan generasi yang memiliki yang memiliki kepedulian tinggi terhadap ekosistem pesisir serta masa depan lingkungan pesisir di Dumai.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Refinery Unit Dumai Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa upaya pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan secara selaras dan berkelanjutan. Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda yang peduli lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Dumai.
“Buku ini kami pandang sebagai media edukasi yang penting untuk menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan, khususnya ekosistem pesisir, sejak usia dini kepada generasi muda. Harapan kami, buku ini dapat dimanfaatkan secara optimal di lingkungan sekolah dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Muhammad Rum.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyusunan modul ini merupakan bagian dari program Serumpun Paman Bahari sebagai inisiatif pemberdayaan wilayah pesisir. Perusahaan berharap buku tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Dumai.
Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, yang diwakili Asisten I Setdako Dumai Muhammad Yunus, menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi kontribusi Kilang Pertamina Dumai dalam mendukung pemberdayaan wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Mundam secara berkelanjutan.
Senada, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Mukhlis Suzantri, S.Hut.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kilang Pertamina Dumai dalam menghadirkan modul pembelajaran Sahabat Pesisir sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan lingkungan untuk pendidikan dasar di kota dumai
“Buku ini tidak hanya membahas perilaku menjaga pesisir, tetapi juga aspek kesehatan. Ini penting karena Dumai merupakan kawasan industri yang memiliki tantangan lingkungan tersendiri,” ungkapnya.
Penyusunan buku merupakan hasil kolaborasi strategis Kilang Pertamina Dumai bersama Universitas Riau sejak 2024. Untuk buku ini digarap oleh Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta dukungan konsultan lingkungan Universitas Riau.
Pengaplikasian modul buku ini telah dilakukan uji coba pada siswa kelas V SD 004 Dumai pada 20 September 2025. Seluruh peserta uji coba modul belajar ini terlihat antusias mengikuti uji coba dengan dukungan penuh dari Kepala Sekolah dan guru. Hasilnya menunjukkan buku tersebut dinilai mudah dipahami, menarik, dan relevan untuk pembelajaran pentingnya menjaga ekosistem pesisir sejak dini.
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Kilang Pertamina Dumai dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas, Penanganan Perubahan Iklim, dan Ekosistem Laut, sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjalankan operasional kilang yang mengedepankan keberlanjutan serta penciptaan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.***