DUMAI – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kota Dumai. Kali ini, kebakaran terpantau di Jalan Nenas RT 04, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Jumat (14/8/2026).
Mendapat laporan adanya kebakaran, personel TNI dari Koramil 02/Bukit Kapur (BK) Kodim 0320/Dumai bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Masyarakat Peduli Api (MPA) dan masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman di lokasi.
Berdasarkan laporan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±0,5 hektare. Lahan yang terbakar merupakan kawasan semak belukar dan tanah gambut milik warga bernama Nasrun.
Dalam proses pemadaman, sedikitnya 14 personel terlibat, terdiri dari 1 personel TNI, 6 personel BPBD, 4 personel MPA dan 3 orang masyarakat.
Tim juga menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya tiga unit mesin mini striker, 22 buah selang buang dan dua buah selang isap.
Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk sinergi dalam mencegah meluasnya kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Kondisi lahan gambut yang mudah terbakar dapat menyebabkan api cepat meluas apabila tidak segera ditangani,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.
Ia menegaskan, jajaran Kodim 0320/Dumai melalui Koramil akan terus bersinergi dengan BPBD, MPA dan masyarakat dalam melakukan pemantauan serta penanganan Karhutla.
“Pencegahan dan penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun asap,” tegasnya.
Hingga laporan diterima, kondisi di lokasi masih ditemukan titik api dan titik asap, sehingga proses pemadaman dan pemantauan terus dilakukan oleh tim gabungan.
Jarak lokasi kebakaran dari Koramil 02/BK diperkirakan sekitar 38 kilometer. Selama kegiatan pemadaman berlangsung, situasi dilaporkan aman dan lancar.***